Uncategorized

Tempat itu adalah kita

Hari Rabu tanggal 4 Juli, aku melewati jalan itu. Setiap melewati jalan itu, jujur aku kangen sama kamu. Persahabatan dari sd, lari pagi sama2 dan banyak hal yang kita lakukan sama2. Dari kecil aku sudah sadar, setiap kali kau menatapku seperti tatapan cinta. Aku pura2 enggak tau sampe beberapa tahun lamanya,   disaat kamu bilang cinta aku tidak kaget. Aku selalu mencoba untuk menerima kamu lebih dari teman tetap tidak bisa, buatku kamu sahabat.  Aku mencoba nitip salam lewat sahabatmu,  tapi jawabanmu masih seperti benci ke aku. Biar semua berlalu,  aku tau sampe kapan pun rasa benci kamu ke aku enggak akan hilang.  Tapi kenangan yang pernah kita lewati sebagai sahabat itu abadi. Mimpiku suatu hari nanti, kamu minta tolong ke aku dan perasaan bersalah aku bisa ketebus walaupun cuman sedikit. Aku juga punya perasaan, kamu selalu menganggap aku tidak punya perasaan. Semoga suatu hari nanti kamu baca blogku dan benar2 mau memaafkan semua kesalahan aku.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s