Nisfia's Blog

"Never give up, fix mistakes, and keep stepping."

My World

Apakah yang disebut Me Time ?

Yang dimaksud sebagai “Me-Time” adalah waktu untuk diri sendiri tanpa kehadiran orang lain, sehingga kita bisa beraktivitas sendirian (atau bahkan tidak melakukan apa-apa).

Apasih gunanya Me Time buat diri sendiri?

Psikolog Ayoe Sutomo, M.Psi. memaparkan, sebuah kegiatan bisa disebut ‘me time’ apabila bisa memenuhi empat manfaat ini setelah Anda melakukannya:

– Bisa memahami diri sendiri jadi lebih mendalam dan lebih baik. Anda jadi pribadi yang lebih baik, memandang segala sesuatu dengan positif dan optimis serta siap menghadapi tantangan hidup yang menunggu di depan.

– Meningkatkan mood, merasa bahagia dan sejahtera tanpa ada rasa bersalah. Jika Anda justru menyesal karena telah menghabiskan uang berlebihan hanya untuk belanja pakaian (yang awalnya dimaksudkan untuk ‘me time’) maka waktu yang telah Anda luangkan saat berbelanja tadi tidaklah berguna.

– Siap berkomunikasi dan berinteraksi dengan lebih baik terhadap lingkungan. Baik lingkungan keluarga, tetangga, teman maupun kerja.

– Membuat kondisi mental jadi lebih baik. Jauh dari stres, kesal, marah atau uring-uringan. Memandang hidup jadi lebih positif.

Apa yang Saya  lakukan untuk Me Time?

  1. Minum Kopi di Kedai Kopi
  2. Ke salon untuk perawatan
  3. Beres-Beres Rumah, beres-beres rumah bikin aku bahagia aja.. Aku bakal tau mimpi2 aku yang tertinggal. Sebagai Contoh, aku beresin tumpukan kotak Coklat dan Kue.. Ternyata aku pernah berjuang untuk jadi Baker.
 Aku suka sekali dengan pernak-pernik hiasan rumah awalnya temanku  kalo pergi bawain oleh-oleh berupa hiasan rumah, semenjak itu aku koleksi. Hampir semuanya dari temanku cewek, yang merah itu dari China. Waktu itu aku ngekost di pejaten, depan kamarku orang china yang dapat beasiswa tiap hari kita ngobrol Chery minta diajarin bahasa Indonesia dan aku minta diajarin bahasa china. Pertanyaan yang enggak bisa aku lupa “Fia, kamu muslim?” “Iya, kenapa Cher?” “Hijabmu mana, aku tersenyum” “Identitas wanita muslim itu bukannya berhijab”
Sebelum berpisah dia memberikan kenang-kenangan ini.. Boneka jepang dari Dwi, Boneka China dari Hasni,  pajangan Korea dari Dinda, Al-quran kecil dari Ibunda Esti temanku SMA ada beberapa dari suamiku dan bapakku yang beliin.
3. Aku Punya Dua Lemari yang isinya Buku-buku, sebenarnya aku bukan kutu buku juga sih. Suka aja beli buku kalo ada yang jual atau lagi diskon, aku beli nanti taro dilemari. Kayak kemarin  lagi bosen banget, ternyata aku punya buku yang judulnya unik kalo nyari juga udah enggak ada. Kalo baca buku, imajinasiku jadi kemana-kemana bikin aku semangat. Koleksi bukuku terdiri dari Novel cinta, Investasi, Public Speaking sampe buku-buku Investasi. Pernah ada suatu cerita, suami punya 3 kartu kredit. Aku sebal banget gimana caranya agar suami lepas, diruang tamu aku letakkan yang buku judulnya “Karyawan Juga Bisa Kaya” Setelah baca, Cien tau enggak dari buku ini ada beberapa yang bisa aku share. “apa? aku belum baca” “Jadi kita tidak boleh utang untuk sesuatu yang tidak produktif” aku pura-pura enggak tau aja, padahal aku taulah.. S2  aku tentang Aset dan Property. “Yang Produktif itu kayak rumah, jadi kesimpulannya kita boleh utang hanya untuk rumah. Trus aku enggak mau pake kartu kredit untuk yang enggak penting” kemarin kemana aja dalam hatiku, sampe akhirmya suamiku menutup semua kartu kredit katanya enggak butuh.Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali.
%d bloggers like this: