Nisfia's Blog

"Never give up, fix mistakes, and keep stepping."

Selamatkan Bumi demi Anak Cucu

         Menulis di blog merupakan kegiatan yang sangat saya senangi, dengan menulis di blog kita dapat bertukar informasi. Apalagi jika blog kita di kunjungi dan bermanfaat bagi orang lain rasanya senang sekali. Menulis mengenai go green ini untuk yang kedua kalinya, yang pertama pada tahun 2010 yang di adakan oleh kementerian BMKG dengan judul pengaruh transportasi terhadap perubahan iklim. Dalam tulisan itu di jelaskan bahwa penyumbang terbesar gas rumah kaca yaitu adalah Karbon dioksida (CO2), untuk mengurangi Karbon dioksida (CO2) yaitu dengan memberi masukan kepada pembuat keputusan  (decision maker) yaitu Pemerintah bekerjasama dengan swasta untuk membuat transportasi publik yang nyaman seperti Negara tetangga Singapura. Untuk kali ini saya akan menulis mengenai kontribusi setiap orang dalam mengurangi gas rumah kaca, kata-kata go green tidak asing bagi kita setiap pagi saya melewati perempatan kuningan, diperempatan itu terdapat spanduk yang bertuliskan go green for the better world. Sebenarnya melestarikan alam itu tugas siapa? Tugas Pemerintah, WWF Indonesia sebagai LSM, Blogger atau Masyarakat. Untuk saat ini sepertinya Go green sebatas slogan saja, dalam hal tindakan masih sangat jauh dari go green.

      Dampak dari keacuhan kita terhadap lingkungan sudah kita rasakan, sebagai contoh banjir bandang di Manado, Sekitar 300 rumah warga terendam air setinggi 1 meter membuat warga mengevakuasi barang-barang penting ke tempat yang lebih tinggi. (sumber: http://www.merdeka.com). Banjir Pada 15 Januari 2014 merupakan banjir terbesar di Manado, Pasti kita bertanya-tanya apa penyebabnya? Menurut Wikipedia penyebab banjir bandang di Manado yaitu hilangnya hutan dan sungai-sungai kecil di sekitar Manado dan diperparah air laut yang sedang pasang. Gambar 1 merupakan banjir bandang di Menado.

236689_warga-dievakuasi-dari-terjangan-banjir-di-manado_663_382

Gambar 1 (ANTARA FOTO/Fiqman Sunandar)

Banjir bandang di Manado merupakan salah satu dampak dari perubahan iklim, Menurut Prof Dr Subdibyakto Dampak perubahan iklim baik secara langsung atau tidak telah mendominasi hampir 80 persen kejadian bencana di kawasan Asia termasuk Indonesia. Faktor penyebab perubahan iklim yaitu Gas Rumah Kaca, GRK yang berdampak terbesar yaitu Karbon dioksida (CO2), Nitro Oksida (NOx), Sulfur Oksida (Sox), Metana (CH4), Chloroflurocarbon (CFC) Hydrofluorocarbon (HFC). Sumber (WWF Indonesia). Menurut Suprihatin, NS Indrasti dan M Romli, penyumbang terbesar Gas Rumah Kaca yaitu Karbon dioksida (CO2) dan Metana (CH4).Karbon dioksida (CO2) berasal dari Asap kendaraan bermotor dan asap rokok , Metana (CH4) berasal dari tumpukan sampah yang membusuk. Kita telah mengetahui penyebab dari Gas Rumah Kaca, Tugas kita semua yaitu menguranggi Karbon dioksida (CO2) dan Metana (CH4).

        Sekarang pilihan ada ditangan kita ikut dalam menyelamatkan bumi atau ikut menghancurkan bumi secara perlahan-perlahan.  Oleh Karena itu, siapapun dapat berkontribusi dalam menyelamatkan bumi ini, tidak perduli apa pekerjaannya yang penting ada niat dan keinginan, dibawah ini adalah beberapa contah yang dapat kita lakukan untuk go green seperti:
1. Pemerintah dan Sektor Swasta dapat bersama-sama dalam membangun transportasi yang nyaman, cepat, terintegrasi dan kendaraan ramah lingkungan. Jika transportasi sudah sangat nyaman dan tepat waktu, masyarakat akan memilih untuk menggunakan tranportasi publik daripada mobil pribadi. Transportasi publik yang sering di gunakan oleh masyarakat ada dua yaitu kereta dan Bus, kereta masih jauh dari nyaman, Jadwal yang terkadang tidak sesuai dan muatannya terlalu penuh.

commuterline berjubel-jubel

Gambar 2 kondisi Kereta penuh sesak (milik: http://jakarta.teraspos.com)

Sejauh ini untuk moda transportasi massal seperti Bus ada peningkatan dalam segi kenyamanan yaitu dengan dengan adanya Busway, Perbatasan Terintegrasi Bus Transjakarta (APTB) dan Kopaja. APTB menghubungkan Jakarta dengan Kota penyangga ibu kota seperti Bekasi dan Bogor. Angkutan dalam kota Jakarta telah ada perbaikan dengan adanya kopaja, Untuk kedepannya Pemimpin yang baru diharapkan untuk memperbaiki sistem transportasi yang ada agar kemacetan di Jakarta dapat diatasi. Jika semua masyarakat Indonesia menggunakan transportasi publik, bisa kita bayangkan karbon dioksida (CO2) akan berkurang secara signifikan.

busway

Gambar 3 Busway (milik:wikipedia)

antarafoto-1362625801-
Gambar 4 APTB (milik:wikipedia)

Kopaja-AC_1

Gambar 5 Kopaja (milik:wikipedia)

2. Public Figure/Artis, biasanya setiap yang dilakukan artis akan dicontoh oleh banyak orang. Penyanyi seperti Iwan Fals dapat berkontribusi dengan membuat lagu untuk mengajak masyarakat untuk go green seperti inilah sepenggal syairnya:
“Bencana erosi selalu datang menghantui”
Tanah kering kerontang banjir datang itu pasti
Isi rimba tak ada tempat berpijak lagi
Punah dengan sendirinya akibat rakus manusia

nugie_2803

Gambar 6 ( Milik: http://coretanterlalumanis.blogspot.com)
Gambar 6 merupakan penyanyi kakak beradik nugie dan Katon Bagaskara, Addi MS serta Anya dwinov, Mereka mengkampanyekan go green ke sekolah-sekolah, agar anak sekolah bergaya hidup go green.

3. Pegawai, dapat berkontribusi dengan penghematan kertas (paper less) dengan cara tidak menumpuk arsip tapi di buat secara Soft Copy, mengirimkan surat kepada klien atau stake holder dengan menggunakan email, jauh lebih mengemat kertas, bahan rapat secara elektronik dan jika laptop tidak dipergunakan dapat dimatikan. Karena kertas terbuat dari pohon, akan semakin sedikit pohon yang di tebang.

GoingPaperless

Gambar 7 ( milik: http://www.qls.com)

4. Ibu rumah tangga, berbelanja dangan membawa tas belanja yang dapat dipakai berulang kali dengan ini dapat menggurangi sampah plastik, plastik merupakan sampah yang tidak dapat terurai. Untuk menghemat bahan bakar berbelanja dengan online shop, kita tinggal memesan dan langsung diantar. Untuk sampah rumah tangga dapat dibagi menjadi tiga organik, non organik dan bahan beracun atau berbahaya seperti gambar 8.

groceriesfull

Gambar 8 ( milik: http://www.plasticbags.tas.gov.au)

Tempat Sampah Organik-Non Organik B3

Gambar 9(  milik: http://hseplib.blogspot.com)

5. Pelajar, dapat berkontibusi dengan penggunaan hemat kertas (paper less) belajar dengan menggunakan TAB atau Net book, hampir di setiap sekolah sudah menggunakan E-book. Membawa minuman isi ulang, menggurangi penggunan kendaraan bermotor.  Berangkat ke sekolah  menggunakan sepeda atau berjalan kaki.

IMG_6483 (Copy)

Gambar 10 (Photo: Dokumentasi Pribadi)

6. Lembaga LSM seperti WWF-Indonesia mempunyai Visi adalah “Pelestarian keanekaragaman hayati Indonesia untuk kesejahteraan generasi sekarang dan di masa mendatang”. sumber WWF Indonesia. Salah satu program bentuk kepedulian yaitu Kolaborasi Aksi Serentak Hemat Energi Peringati Hari Air Sedunia, Gerakan Komunitas Earth Hour di 29 Kota.

Capture2

Gambar 11 ( milik WWF Indonesia)

7. Blogger atau Komunitas yang hobi menulis di blog,  dapat berkontribusi dengan membuat tulisan-tulisan yang menginspirasi untuk go green. contoh salah satu blog  pada gambar 12.

Capture

Gambar 12 ( Dokumentasi pribadi)

        Ternyata tidaklah sulit untuk bergaya hidup go green, tinggal dari diri kita sendiri. Bila semua sadar akan pentingnya go green untuk bumi yang lebih baik, perubahan iklim akan bisa diatasi. Karena bumi perlu juga dicintai seperti kita mencintai orang yang kita sayang, betapa menyedihkan jika anak cucu kita tidak bisa merasakan indahnya bumi disebabkan oleh perubahan iklim. Go green bukan hanya tugas WWF-Indonesia, Blogger atau Pemerintah, tapi tugas kita semua. Mari kita go green selagi kita bisa


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: